Istri

Baru 2 mingguan pindah ke Kab. Bandung. Hidup di sini berdua dengan suami. Terasa banget perbedaannya. Walaupun uda menikah sejak September, tapi baru merasa menjadi istri 2 mingguan ini. Bangun pagi untuk siapin sarapan atau makan kami untuk hari itu. Bersih-bersih, angkat jemuran, ngosek kamar mandi, dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Setelah beres, berangkat kerja. Tempat kerja masih di sekitaran komplek juga, 3 menit naik motor nyampai. Kalau siang bisa balik dulu untuk ishoma (kadang bareng sama suami).

Ketemu orang baru, beda suku, beda bahasa😂lieur euy. Kalau nanyain pasien kadang suka bingung bahasanya apa, kalau pasien udah ngomong bahasa sunda, aku ga paham lalu minta diterjemahin perawat. Hahaha susah juga. Padahal masih di Indonesia. Terus ada yg beda banget arti bahasa di sini. Kalau di sini, kopet itu artinya pelit. Ada ratu kopet. Kalau di Jogja? Hahaha ngerti lah.

Kalau hari libur, entah mengapa, pengennya ga usah kemana-mana, males-malesan aja di rumah. Padahal mah kata orang-orang, mumpung belum punya momongan, main aja dipuas-puasin berdua sama suami.

Aku suka sama cuaca di sini. Sejuuk. Kalau lagi ga banyak kabut, pemandangan dari landasan sungguh indah. Pegunungan yang mengelilingi tampak jelas. Ingin rasanya berdiri di pinggir landasan cuman untuk liat pemandangan. Tapi apa kata orang nanti ya?

Dingin! Nah ini efeknya bikin…malas mandi. Udah bawaan lahir kalau malas mandi, ditambah hawanya dingin. Malas kuadrat. Tapi… kalau mengingat seharian di rumah sakit atau di klinik, tetep harus bersih-bersih walau menggigil (gak pakai pemanas di sini, dan sayang sih kalau mau rebus air cuma untuk mandi hahaha)

Terus..tentang masakan. Aduh aku masih cupu. Cuman bisa masak sup sup an doang. Hahaha pernah dua hari berturut-turut masak menu yg sama. Alhamdulillah sih suami iya iya aja aku masak apa dan ga pernah mencela. Kalau kurang asin diem aja, kalau keasinan juga diem aja. Makasih ganteng muachh

Apalagi ya… oh ya! Kemarin aku ikut pengajian ibu-ibu PIA di kantor suami. Habis pengajian lanjut jenguk istri anggota yg habis melahirkan. Well..aku baru sekali jenguk bayi bersama ibu-ibu yg lain. Dan… obrolan mereka macem-macem. Ahaha intinya kami yg masih belom punya momongan, jangan takut untuk melahirkan. Jangan takut untuk digunting itunya😂iyaaaaa. Semoga diberi drupadi junior di waktu yg tepat. Bagi yg belum diberi amanah, jangan stres! Kan udah ada skenario dari Tuhan. Tuhan udah menentukan skenarionya apa kita diberi amanah, kapan kita diberi amanah sejak kita masih zigottt.

Lalu, kerja di lingkungan tni. Bukan hal baru sih. Dulu kan pernah koas di rspau hardjolukito. Cuman ini kan di lingkungan kantor suami juga. Rekan-rekan di sini masih saling menghormati. Ada beberapa perawat yg mereka itu istrinya senior jauh di atasnya suami. Tapi mereka melepaskan istilah senior junior ke aku. They treat me like ya kita rekan kerja, ga ada istilah “suamimu juniornya suamiku, kamu harus gini-gini”. Gak kok. Alhamdulillah baik.

Okay. Mungkin itu dulu ceritanya. Kapan-kapan lagi. Wish me luck!

Advertisements

About daldildul

suka banget makan bakpao
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

1 Response to Istri

  1. Sarthi.ml says:

    É extremamente importante ter isso em mente.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s