mudik 1437 H

kalau bulan ramadhan kemudian masuk ke idul fitri, cara menikmatinya seolah  bulan tersebut ramadhan dan idul fitri terakhir bagiku bersama keluarga besar. dan mudik lebaran tahun ini MUNGKIN hampir beneran terakhir ya? karena tahun depan belom  tentu aku ga bisa gabung karena udah memasuki internship.

di rumah mbah di gunung kidul miskin sinyal. buat sms aja ga bisa, apalagi buat update status! kalau mau mendapatkan sinyal, harus naik ke bukit kambing dulu. *BTW, kambingku yg ganteng udah makin besar, siap dijual, siapa yg mau beli nih????????* bukitnya batu2 kapur gitu. itu sensasinya hehe. dan hidup tanpa HP itu justru bisa full family time. yg ga akan bisa di dapatkan jika aku di kota.

mudik hari pertama terasa menyenangkan seperti biasanya. klekaran di lantai, tidur bareng sepupu, cerita gimana sekolah mereka, temen-temen mereka di sekolah gimana,  apakah ada yg cantik or ganteng? hihihi. dan seperti biasa, MALAS MANDI. hahaha.. tapi kalau musim hujan, tidak ada alasan untuk menolak mandi dengan alasan hemat air. btw, beneran lho kalau musim kemarau, air itu susah, sayang banget gitu buang2 air buat mandi, mending buat minum atau masak. tidur malam di hari pertama berjalan lancar. seperti biasa, kalau mudik itu satu kamar buat satu keluarga. jadi berempat gitu sama papa mama dan abangku.

lalu di hari kedua, ini yg agak beda dari hari sebelumnya. aku beserta sepupu  bikin spaghetti carbonara! haha…. aku leadernya loh. wkwkw. cuman nyuruh2 ini itu, sekarang masukin ini, tuang ini, iris ini, dll. dewasa ya? 😛 oya, terus selera makanku lebih BUAS. ya bukan makan besar sih, nyemil aja. nyemil kacang ber-MSG. ga bisa berhenti kan….nah kemudian….di malam harinya kan papa mama uda pulang, jadi cuman tidur berdua sama abangku. pukul 23-01an….untuk kedua kalinya aku merasakan sekarat. dingin banget, tubuhku sampai berguncang gitu, badanku juga panas, terus kepalaku sakit banget, kayak dipukul pakai pemukul bedug. mentang2 dalam suasana lebaran! ya ampun..malam itu sucks banget lah. cuman bisa minta ampun sama penciptaku..setelah jam 1 itu aku bisa tidur tapi gak nyenyak.

pagi harinya, mau sholat shubuh, bangun tidur tu kepalaku terasa mau kulepas aja deh, soalnya berat banget, dan rasa kaya mau muntah. terus keringat dingin! ya ampun…mengerikan lah. saat itu aku mengutuk diriku kalau ngemil jangan rakus -.- padahal mau rencana sama sepupu main ke Laut Bekah. akhirnya kupaksain tetep berangkat. tak disangka, justru trip ke Laut Bekah ini menghilangkan semua bekas kesekaratan tadi malam! amazing.. jalanan ke laut itu sungguh bisa bikin “muni2” alias menyebut nama Tuhan. bebatuan dan  naik turun. menyeramkan! bukan pertama kalinya ke Laut Bekah sih, tapi kali ini untuk pertama kalinya aku yg nyetir motornya sendiri, sepupuku aku bonceng di belakang. untung masih bisa selamat sampai bisa ngetik cerita mudik ini.

seperti biasa, di laut aku menunggu dolphin atau paus yg lewat, tapi ga lewat2, huhu 😦 yaudah deh, itu 3hari 2malam cerita mudik. sampai ketemu mudik tahun depan….JIKA BISA MUDIK

Advertisements

About daldildul

suka banget makan bakpao
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s