peningkatan ambang batas menyebabkan penurunan sensitivitas *udah kayak mekanisme fisiologis belom? DOWO BANGET!

ambang batas dalam hidupku meningkat, dalam beberapa aspek kehidupan. aku akan menyebutkan dua contohnya.

aku terlalu sering sedih. setiap pagi bangun tidur sedih. tapi karena sedih yg keterlaluan itu, aku terbiasa dengan kesedihan, sensitivitas perasaanku untuk menjadi sedih sudah menurun. alias, ambang batas menuju kesedihanku meningkat. bagaikan hukum gossen.

lalu.. aku terbiasa dengan kesendirian sekarang, yah dulu emang sering sendiri sih. tapi aku menemukan sesuatu yg bisa memecah heningku. tapi sesuatu itu hilang lagi, muncul lagi, hilang lagi, dan menjadi siklus yg tak terputuskan, karna sifat manusia yg tak pernah terpuaskan. mungkin dengan berkomunikasi lagi, menjadi modalku untuk tidak akan bertemu selama berbulan-bulan kedepan. aku akan bersenang-senang sendiri, dengan ke-kerenanku sendiri B)

ambang batas kerinduanku meningkat. keduanya akan indah pada waktunya. bye

Advertisements

About daldildul

suka banget makan bakpao
This entry was posted in people whom i need. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s