the differences

dia teman pertamaku yg berbeda keyakinan. di sini maksudku adalah, sampai dia masuk dalam kehidupanku. kalau cuman sekedar temen sih udah dari SMP punya teman yg berbeda keyakinan.

pernah suatu ketika, aku dan dia makan siang, makan bakso. fyi – baksonya super besar, harganya 8 ribu. sembari makan, sebenernya dia sih yg masih makan, aku sih udah habis duluan, kami ngobrol-ngobrol. awal mulanya gimana ya, aku lupa. sampai akhirnya aku melontarkan pernyataan sekaligus pertanyaan, kenapa ya, kita dilahirkan di keluarga yg berbeda, aku di keluarga islam, kamu di keluarga kristen.

kemudian obrolan mengarah kemana-mana. soalnya kita dari kecil hingga sekarang berada di keluarga dengan keyakinan masing-masing. maka, kita mengikut dengan apa yg ada di hadapan kita.

dia bilang kalau perbedaan tidak akan pernah menyatu. tapi di sini kaitannya dengan perbedaan keyakinan. dia ambil contoh di film “?”. trus kubalas, aku kasih contoh guru SMPku. beliau menikah dengan seorang laki-laki yg non-islam. kemudian memiliki anak pertama cowok, agamanya ikut agamanya guruku. lalu anak kedua cewek, agamanya ikut agamanya suaminya guruku. mereka baik-baik aja, sampai terakhir kali aku melihat guruku dengan seorang anak ceweknya menghadiri pernikahan.

lalu dia melontarkan pertanyaan : “lebih indah mana kalau sama-sama ke gereja bareng, sama-sama ke masjid bareng?”

hm.. oke oke. trus “gimana ya kita besok di penghakiman sana?” tanya si dia. oh kalau di agamamu namanya penghakiman ya? kalau di agamaku namanya pembalasan. *kalau salah maaf xD hehe.

kita besok gak kenal satu sama lain. iyaaa, duuuh. masa aku nggak kenal papa-mamaku, ri. kata dia, kalau sama-sama di neraka, bisa saling kenal. kalau yg masalah neraka itu, aku kurang tau kalau di agamaku gimana. ada yg tau? 😀

terus, siapa tau ya ri, orang-orang di luar sana, justru saat penghakiman besok lebih baik dari kita. maksudnya tuh, orang-orang kayak preman gitu misalnya. siapa tau dia ibadahnya lebih baik dari kita. mungkin kita cuman sekedar menjalankan kewajiban aja, kalau di agamaku nih, ya mau tidur berdoa, mau makan berdoa, mau pergi berdoa.

iya yaa.. oke, kunobatkan pertemuan di bakso jumbo itu adalah pertemuan yg bagaikan…ya bagaikan pertemuan!

selamat uas bagi yg uas 😀 aku belom pernah merasakan apa itu uas dan minggu tenangnya

Advertisements

About daldildul

suka banget makan bakpao
This entry was posted in iseng, people whom i need. Bookmark the permalink.

One Response to the differences

  1. princesstaa says:

    eyang taa juga,, tapi taa mlih g mau liat bedanya,, mskipun prsamaannya juga ga ada.. jadiii.. entahlah cuma Tuhan yang tau sbrapa bsr nilai kita di banding orang lain.. oh hai mb ria..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s