he grows older

Hai khalifah bumi 😀 tori tori tori tori cheese cracker! Ohoho. Week 1 udah hampir selesai.. week ini ada praktikum anatomi. Eh tapi baru lho peraturan buat inhalnya. Department of anatomy & embryology menerima saran bahwa tugas inhal (nggambar) itu terlalu berat. Katanya sih gitu, pada bilang gitu. Yaudah, peraturannya diganti. Sekarang tiap praktikum kalau inhal gak langsung ngerjain tugas nggambar tersebut, tapi istilahnya kita punya 2 nyawa. Kalau kita inhal 2 kali berturut-turut, itu baru kena tugas nggambar, tapi kalau ga berturut-turut ya gak gambar 😀 trus temenku pada bercanda ‘wah kalau gitu inhal-enggak-inhal-enggak-inhal-dst aja :D’ hahahaha. Yah begitulah adanya..

Hari ini nih sepesial banget. Pada scenario tutorial kali ini dengann tutor dr. Jun (sang master anatomi (kalau di SMA, istilahnya kayak pak dwi kusmargononya anatomi deh 😀 hehe). Waktu pertemuan pertama kemaren senin, wah keren banget beliau. Tutor yg paling kritis dan memperhatikan banget. Bikin bermanfaat gitu lah.

Nah trus hari ini pertemuan ke-2 untuk melaporkan hasil independent study kita. Nah selama tutorial berlangsung, aku masih pakai jas lab (karena hectic sebelumnya suruh ini itu sama kakak angkatan) dan dua temanku lain juga –malko dan shelly-. Hingga pada akhirnya seperti biasa, ada tambahan gak dari dokternya. Trus dr. Jun ngasih feedback habis2an. Hahaha. Tapi constructive feedback lah insyaAllah. Salah dua feedbacknya buat aku -dan malko juga- adalah ‘buat ria, hilma, shelly, lain kalau  tutorial jas labnya dilepas ya. Memakai jas lab itu ada etikanya, ketika praktikum aja. Harus pada tempatnya. Hal ini sering dilupakan karena masalah sepele, namun ini penting. Contohnya juga jas dokter. Jas dokter itu ya harusnya cuman dipakai di rumah sakit aja. Gak dipakai di luar. Karena dari rumah sakit kemungkinan terkena berbagai penyakit, kalau dibawa keluar entar nyebar, trus dibawa ke rumah sakit lagi tambah mbawa kuman-kuman lagi.’ YOU KNOW ME SO WELL……………. sebenernya tuh tadinya aku dah mau nglepas, tapi nanggung, soalnya dulu boleh pakai jas lab sama tutor lain, waktu itu waktu sakit sih, kan kedinginan gitu. Hahaha semakin mengerti sekarang, karakteristik dari masing-masing dosen berbeda.

Trus ga cuman itu, juga dikasih feedback bahwa kalau ada orang yg ngomong didengerin. Nah yg kedua ini adalah ‘jangan ngobrol sendiri dengan teman saat ada diskusi’ begitulah intinya tulisan di kertas laporan tingkah lakuku. Satu kelompok yg ditulisin itu cuman aku sama malko! HAHAHAHAHAHAHA! Sial……………………………………….well. aku ga pengen ngulangin lagi. Khilaf.

Nah trus malem ini tadi, rafif turun ke rumahku bawa kuda lumpingnya. Dia agak nakal nih. Masuk ke kamarku, aku lagi tiduran, ada buku-buku tebal berserakan di tempat tidur, eh salah satu bukunya dilempar ke mukaku cobo! 😮 wooo……yowis njuk bar kuwi rafif tak tinggal. Njuk dek e metu, njuk ra nemuni aku meneh hahaha

kuda lumping ini kali ya penyebabnya :))

mendarat di muka guwe!

Advertisements

About daldildul

suka banget makan bakpao
This entry was posted in pendok, rafif imyut and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to he grows older

  1. heee.., ria geje… hehe

  2. daldildul says:

    :”> hehehehehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s