Yang kukira tepat, ternyata tidak

Saat mendapatkannya, langsung terpikir untuk membuat lebih. Setelah lebih, di mana harus diletakkan. Penempatan yang strategis itulah yg diinginkan. Tentu tempat strategis langsung ditemukan. Otak berputar lebih cepat untuk masalah ini 😀

Yang dibutuhkan hanya palu dan dua paku. Kau pasti tau untuk apa itu. Bukan konotasi. Yang dicaari adalah paku yang paling kuat, yang mampu menembus tembok lemah. Setelah melekat, baru ditempel. Yang nempel biar aja nempel.

Tapi sayang, salah penempatan. Insting tidak tepat. Strategis memang, tapi 😦 

Kesimpulan : tanyakan ke orang yang lebih berpengalaman untuk hal pasang-memasang.

Advertisements

About daldildul

suka banget makan bakpao
This entry was posted in embuh and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s