kotak kenangan itu dibuka kembali

senja datang dibukanya kotak bonus dari salah satu teh terkenal. kotak itu sudah dimanfaatkannya beberapa tahun untuk menyimpan hal yang baginya menjadi sebuah kenangan atau sejarah dalam hidup bersama sahabat ataupun kekasih dan mantan.

dari sahabatnya, satu persatu ia buka lembaran2 yang agak lusuh karena termakan hari2 kemudian bulan2 kemudian tahun2 itu. dibacanya seraya membayangkan bagaimana rupa sahabat2nya dan ia sendiri saat itu. geli :). mengggelikan :). knp mereka bisa menuliskan sesuatu yang dulu dianggap serius tapi saat ini menjadi lelucon belaka. menuliskan tentang testosteron di sekeliling mereka yang menjadi topik utama.  juga tentang perilaku yang berubah dari salah satu dari mereka. mereka anggap 1 anggota mereka ada yang berubah, lebih sensitif kek, cepet ngambek kek, dan blablabla, tapi dari tulisan2 (lebih tepatnya sih surat2an, padal dalam satu ruangan lohh, hahaha memang dunia anak2 menggelikan) menunjukkan bahwa mereka (tanpa yg berubah itu, red) orang2 yang bijak yang mengerti dan paham apa yang sedang dirasakan oleh 1 orang tadi. dan mereka membiarkan 1 org tadi untuk berbuat semaunya agar ia kembali seperti semula. dan endingnya, yang berubah tadi telah berubah lagi, mereka pun senang. 😀

LEMBARAN cerita lain lagi, ada satu tambahan peran (yg kemudian dianggap sebagai sumber kejealousan) di antara mereka tetapi tetap sejenis. ini masalah jealous2an. hihih ah anak2 :D. kejealousan itu menyebabkan pertengkaran kecil dan menumbuhkan pertanyaan bagi orang2 satu kelas. “eh nesunan po karo kae?” begitulah respon teman2 lain terhadap mereka.

lembaran lain dibacanya, kali ini masalah hdup pribadinya. tak terasa berlembar2 telah ia dan psangannya ciptakan. ia baca dan tersenyum bersyukur tentang realita ini. kemudian setelahnya ia lipat kembali lembaran2 kenangan itu, untuk dongeng di masa depan.

lalu paling bawah sendiri ada kenangan yang tersempil yang saat ini BENAR-BENAR TELAH MENJADI SEBUAH KENANGAN dan tak ingin mengulangnya krn ia tau, ada kenangan lain yang lebih bermanfaaat untuk hidupnya kelak. kemudian tetap diletakkannya di bawah sendiri.

ya, hidup menghasilkan suatu kenangan dan sebelum menjadi kenangan itu, mereka menghadapi suatu REALITA terlebih dulu.

Advertisements

About daldildul

suka banget makan bakpao
This entry was posted in lupa kasih kategori. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s